TUTORiduan.com

Sarana Belajar & Berbagi Ilmu Desain Grafis

Wednesday, 30 May 2018


Kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat 3D Dispersion Effect menggunakan Action dengan bantuan aplikasi Adobe Photoshop. Sebelum membahas bagaimana cara membuatnya, ada baiknya kita ketahui dulu ... Apa itu 3D Dispersion Effect ?

3D Dispersion Effect adalah efek yang membuat elemen pada foto menjadi terurai/pecah menjadi partikel-partikel kecil. Namun, efek 3D dispersion ini tampak real (atau seperti nyata) karena partikel-partikelnya seakan mendekati orang yang melihat.

Untuk membuat efek ini tidaklah sulit, hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit, karna efek ini berjalan secara otomatis menggunakan Action Photoshop.

Untuk menghasilkan 3D Dispersion Effect anda harus memiliki 3 file penting yaitu :
  1. Brush : 3D Dispersion Brushes.arb
  2. Pattens : 3D Dispersion Patterns.pat
  3. Action : 3D Dispersion Photoshop Action.atn
Untuk mendapatkan  3 file tersebut anda bisa download dibawah ini :


Untuk hasil maksimal gunakan foto yang berkualitas tinggi (HD). Gunakan foto dengan resolusi antara 1700-4000 pixels. 
Tutorial detail bisa anda lihat di video berikut :


Selamat mencoba ... semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk ANDA

Tuesday, 29 May 2018


Pada pembahasan kali ini kita akan mendesain spanduk/banner bukber (buka puasa bersama) yang sederhana dengan menggunakan aplikasi CorelDRAW.

Tutorial desain spanduk BUKBER saya buat dalam bentuk video agar lebih jelas dan mudah dipahami.

Bahan-bahan Tutorial

Download Green Background :
https://pngtree.com/freebackground/cartoon-green-background_32698.html

Download Font :
http://www.cufonfonts.com/en/font/14341/bonbon-regular

Video Tutorial Desain Spanduk Bukber :



Sedikit yang perkita kita ketahuan makna dari Buka Puasa Bersama (BUKBER) :
  1. Merajut kembali tali siraturahmi, keakraban maupun kekerabatan. Apalagi dikemas dalam suasana reuni enah sekolah ataupun kampus.
  2. Berbagi rezeki, tali asih, sedekah serta sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita  yang lain jika berbuka puasanya di panti asuhan, panti jompo, jalanan dan komunitas kaum pinggiran
Nah itu saja yang dapat saya bagikan...semoga tutorial ini bermanfaat dan sukses selalu untuk anda.

Thursday, 24 May 2018


Fungsi Peta adalah Menunjukkan posisi atau lokasi untuk memudahkan pengguna dalam melacak suatu alamat atau tempat. Apalagi peta tersebut dibuat dengan efek 3D maka pengguna akan sangat jelas dalam mencari posisi atau lokasi yang diinginkan.

Cara menbuatnya Peta 3D bisa lihat di video tutorial ini :


Bahan tutorial: 
  • Untuk materi atau komponen peta 3D download disini
  • Untuk berbagai macam model bangunan download disini
  • Untuk file CDR download disini
Fungsi peta secara umum antara lain sebagai berikut.
  1. Menunjukkan lokasi suatu tempatatau ketampakan alam di permukaan bumi.
  2. Memberikan gambaran mengenai luas dan bentuk ketampakan alam di permukaan bumi.
  3. Menunjukkan ketinggian tempat.
  4. Menentukan arah dan j arak berbagai tempat.
  5. Menyajikan persebaran gejala sosial.
  6. Untuk perencanaan wilayah.
  7. Untuk kegiatan penelitian.
Indahnya berbagi...semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk anda

Pesta olahraga Asian 2018 atau secara resmi dikenal sebagai Pesta Olahraga Asian ke-18, yang akan dilaksanakan di Indonesia sebagai tuan rumahnya, adapun pelaksanannya bertempat di dua kota besar di Indonesia yakni Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.

Foto: Asiangames2018.id

Udah pada tahu khan logo resmi Asian Games 2018, nah disini kita akan bahas bagaimana cara membuat logo Asian Games 2018 dengan cara saya. Baik kita mulai saja bagaimana cara membuatnya, disini saya menggunakan Aplikasi CorelDRAW

Adapun langkah pembuatan ulang logo Asian Games 2018 ini untuk menciptakan logo dengan format vektor, karna logo yang kita dapat dari Google Image formatnya adalah bitmap, format bitmap apabila dibesarkan kuwalitas gambar berkurang (pecah), berbeda dengan format vektor.

Masih bingung apa itu Format Vektor dan Bitmap bisa lihat disini : Perbedaan Vektor dan Bitmap

Langkah pembuatannya logo Asian Games 2018 sebagai berikut :
  1. Buka aplikasi CorelDRAW yang sudah terintall di komputer anda, klik New Document, akan tampil kotak dialog Create a New Document seperti gambar berikut :

    Settingan samakan dengan gambar di atas
  2. Buat lingkaran dengan menggunakan Ellipse Tool (F7) sebanyak 6 lingkaran, seperti gambar di bawah, setelah dibuat lingkarannya jangan lupa di group (Ctrl + G) 
  3. Berikutnya dengan menggunakan Freehand Tool (F5) sebanyak 24 garis, seperti gambar di bawah, setelah dibuat garisnya jangan lupa di group (Ctrl + G)
  4. Gabungkan objek lingkaran dan garis yang telah dibuat, seperti gambar di bawah
  5. Selanjutnya kita akan membuat objek baru…perpotongan lingkaran dan garis dengan menggunakan Smart Fill Tool sesuai dengan bentuk logo Asian Games 2018, setelah dibuat jangan lupa di group (Ctrl + G) dan geser objek keluar dari lingkaran dan garis, seperti gambar di bawah
  6. Setelah semua objek dibuat sesuai dengan bentuk logo Asia Games 2018, langkah selanjunya gabungkan masing-masing objek yang telah dibuat dengan cara di Weld
    caranya :
    - Pilih Objek yang mau di Weld
    - Ungroup objek tersebut (Ctrl + U)
    - Selanjutnya Klik Weld pada group Shaping.


    - Untuk objek yang lain caranya sama seperti langkah di atas, seperti gambar di bawah
  7. Selanjutnya gabungkan atau satukan semua objek, seperti gambar di bawah
  8. Selanjutnya hapus objek lingkaran dan garis, seperti gambar di bawah
  9. Selanjutnya pilih semua objek, hapus garis yang masih ada pada objek (Outline), Klik kanan pada tanda silang di posisi atas  pada kumpulan warna, seperti gambar di bawah
  10. Hasil akhirnya seperti gambar di bawah, logo Asian Games 2018 dengan format vektor.

Desain aslinya logo Asian Game tidak bulat tapi oval menyesuaikan bentuk stadion GBK, jadi anda sesuaikan saja...yang saya buat bentuknya bulat.
Berikut Video Tutorialnya :


Nah itulah cara Desain Logo Asian Games 2018 dengan aplikasi CorelDRAW, semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk ANDA.

Tuesday, 22 May 2018


Bagaimana memilih Laptop untuk Desain Grafis ? 
Terjun ke dunia desain tidak terlepas dari perangkat yang satu ini, yaitu komputer dalam hal ini laptop. Apalagi saat udah banyak beredar dipasaran laptop canggih dengan berbagai macam merek dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Saat kamu memutuskan membeli laptop untuk desain grafis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, apakah hal-hal tersebut mari kita bahas :

1. Ukuran Layar
Untuk keperluan desaian grafis sebaiknya memilih ukuran layar yang besar dengan resolusi minimal 1366 x 768. Saya sarankan resolusi layar yang langsung besar contohnya 1600 x 900. Buat kamu yang bermasalah dengan silau saat bekarja di luar ruangan...gunakanlah layar anti-glossy atau anti-glare.

2. Prossesor
Pemilihan processor ini cukup sensitif, karena hardware ini termasuk komponen utama dalam sebuah perangkat komputer atau laptop.

Untuk prossesor yang baik, pilihlah prossesor dengan Clock Speed dalam satuan Ghz (Giga Hertz) yang besar, jumlah inti otak (core) yang besar pula, sistem hyper threading, dan besar cache. Tapi perlu diperhatikan pula ketika clock speednya besar pula akan menghasilkan laptop yang cepat panas. Ini akan menjadi hambatan tersendiri pula karena menjadi tidak hemat energi. 

Untuk hasil yang maksimal pilih i7 atau minimal i5 pilihan lain yakni dari AMD dengan A series untuk keunggulanya pastinya berbeda. 

3. Graphic Card
Kunci dari pekerjaan desain grafis di laptop adalah Graphic Card. Jadi pintar-pintarlah saat memilih Graphic Card, pililah Graphic Card dengan memori yang besar.

Pilih Nvidia GeForce dan ATI Radeon dengan memori minimal 1 GB atau 2 GB. Usahakan pilih laptop yang graphic cardnya terpisah jangan yang on board, jika on board akan membagi memorinya dengan RAM membuat kinerja tidak maksimal.

4. RAM
Semakin tingginya kapasitas RAM yang kamu miliki maka akan sangat membantu kamu dalam bekerja multi tasking. Jika laptop kamu hanya berkecepatan 32Bit lebih baik RAM 2Gb, pemilihan RAM DDR3 lebih baik daripada DDR2. Pilihlah laptop yang menyediakan upgrade RAM, agar nanti dikemudian hari dapat ditambah ke RAM yang lebih besar sesuai dengan kebutuhan untuk hasil yang lebih optimal.

5. Hard Disk (HDD)
Untuk media penyimpanan gunakanlah Hard Disk dengan kapasitas yang besar, ruang penyimpanan yang besarini difungsikan untuk membackup pekerjaan kita sebelumnya apalagi ingin ada yang diubah. Kalau kamu memiliki dana lebih ada baiknya menggunakan SSD, biar waktu proses-nya lebih cepat. Tapi harga SSD lebih mahal dari HDD.

6. Baterai
Saat proses desain memerlukan waktu yang lama, pilihlah laptop yang memiliki kapasitas baterai yang besar. Rata-rata laptop baru bisa tahan sekitar 3-4 jam. Tapi aja juga laptop yang tahan hingga 6 Jam.

7. Suhu Pemakaian
Pilihlah laptop yang bekerja dengan pendinginan yang baik. Saat kamu bekerja di bidang desain, tentunya banyak membuka aplikasi yang besar...yang mana akan membuat kinerja laptop kamu menjadi berat sehingga laptop akan cepat panas dan akan mengakibatkan overheated. Jika ini terjadi terus-menerus akan mengakibatkan kinerja laptop menjadi menurun, bahkan laptop cepat rusak. Solusinya kamu dapat menambahkan kipas pendingin.

8. Garansi
Saat membeli laptop perhatikan Garansinya, karna laptop dengan spesifikasi tinggi membuat komponen akan mudah rusak.

Dari semua penjelasan diatas tidak terlepas dari budget dana yang kamu miliki, biasanya laptop dengan spesifikasi tinggi harganya agak mahal, ya pintar-pintar memilihnya dan usahakan men-survei harganya dulu dibeberapa tempat/toko.
Nah itulah Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis. Semoga bermanfaat, tetap semangat dan sukses selalu.


Buat kamu yang udah menekuni dunia desain pasti udah mengenal dengan yang namanya CorelDRAW dan Photoshop, tapi apakah kamu tahu perbedaan CorelDRAW dan Photoshop. Nah buat kamu yang belum tahu perbedaannya...mari kita ulas di postingan kali ini.

Sebelum membahas perbedaan CorelDRAW dan Photoshop, sebaiknya kita bahas dulu apa itu CorelDRAW dan apa itu Photoshop.

Apa itu CorelDRAW ?

CorelDraw adalah editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terbarunya, CorelDRAW X8 (setara dengan versi 18) dirilis pada tanggal 15 maret 2016. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk sistem operasi Windows 2000 dan seterusnya.

Versi CorelDRAW untuk Mac OS pernah dikembangkan, namun dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. Versi terakhir untuk Linux adalah Versi 9 (Rilisan tahun 2000, itu pun perlu di jalankan dengan Wine) dan Untuk OSX adalah versi 11 (Rilisan 2001)

Corel draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi.

Apa itu Photoshop ?

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. 

Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4, versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5, dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC.

Photoshop memiliki kegunaan untuk mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi. Karna fitur yang lengkap inilah Photoshop banyak digunakan oleh desainer grafis profesional.

Nah selanjutnya kita akan membahas Perbedaan CorelDRAW dan Photoshop

CorelDRAW

Kelebihan CorelDRAW :

  • Tool-toolnya lebih bersifat freehand, karena coreldraw software grafis yang bisa berdiri sendiri
  • menggunakan format coreldraw CDR
  • Coreldraw juga memiliki kemampuan untuk editing foto (memiliki Corel Photopaint)
  • Corel draw tidak menggunakan sistem layer
  • Coreldraw juga mampu untuk mengimpor atau ekspor file menjadi file jpg, bmp atau lainnya
  • Coreldraw berbasis vektor sehingga objek dapat diperbesar atau diperkecil tanpa mengubah kepadatannya.
  • Dapat menghasilkan suatu gambar dari foto dengan penambahan atau editing tulisan dan karakter-karakter tertentu.

Kekurangan CorelDraw :

  • Memakan memori dan resource lain yang sangat besar apalagi bila gambar yang sedang dibuat mempunyai detail yang banyak
  • Semakin kompleks filenya maka semakin besar ukuran filenya
  • Warna yang dicetak tidak akurat (tidak sesuai dengan tampilan layar) pada beberapa jenis printer
  • Pembuatan objek table tidak semudah membuat table dalam aplikasi pengolah angka maupun kata, pada corel pembuatan tabel dibuat dengan cara manual
  • Saat penggabungan objek vector dan photo/bitmap kualitas cetakannya kurang memuaskan.



Adobe Photoshop

Kelebihan Photoshop :

  • Menggunakan teknologi dasar raster
  • Mampu digunakan untuk membuat tekstur dan material yang beragam dengan cepat
  • Mampu digunakan untuk memproses file-file web menjadi lebih kecil atau dinamis dan lain sebagainya
  • Photoshop menggunakan format PSD
  • Mampu menghasilkan gambar dengan hasil yang memuaskan
  • Memilki fasilitas untuk editing lebih lengkap di banding program serupa yang lain
  • Editing efek tidak terbatas, meskipun sudah banyak efek yang di miliki namun bisa juga di tambah lagi.
  • Penyimpanan dapat menggunakan berbagai format.


Kekurangan Photoshop :

  • Banyaknya layer yang digunakan terkadang membuat bingung
  • Membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi untuk menjalankan
  • Kurang handal dalam pembuatan majalah dan brosur, apalagi banyak menggunakan teks
  • Ukuran kertas saat cetak terkadang tidak akurat antara foto dan kertas
  • Ukuran penyimpanan terlalu besar jika banyak layer yang digunakan
  • Photoshop berbasis pixel, jika objek diperbesar atau diperkecil...kepadatannya berubah (pecah).

Itulah perbedaan CorelDRAW dan Photoshop beserta kelebihan dan kekurangannya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan. Sukses selalu.

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop
https://id.wikipedia.org/wiki/CorelDRAW

Monday, 21 May 2018


Pembahasan kali ini tentang Apa itu Vektor dan Bitmap. Juga membahas Apa itu Grafis Vektor dan Grafis Bitmap serta kelebihan dan kekurangannya, OK... tanpa basa basi langsung saja kita bahas.......

Vektor

Vektor adalah definisi dari gambar yang ditampilkan dengan menggunakan definisi matematis, salah satu metode yang dapat menciptakan hasil terbaik dan digunakan oleh kebanyakan aplikasi gambar pada saat ini. 

Pengertian Grafis Vektor

Grafis vektor adalah objek gambar yang dibentuk melalui kombinasi titik-titik dan garis dengan kombinasi warna menggunakan rumusan matematika tertentu.
Gambar vektor biasanya dapat diubah tanpa mengurangi kualitas gambarnya. Gambar Vektor sangat bangus dalam pembuatan logo perusahaan, peta dan objek-objek yang lainnya yang membutuhkan perubahan skala atau dimensi. 
Secara umum gambar vektor dapat disimpan dalam format file berikut : 

  EPS              
format file yang paling populer untuk menyimpan gambar vektor walaupun sebenarnya format EPS juga dapat berisi gambar bitmap
PDF
format file yang cukup serbaguna, yang dapat berisi data apa saja termasuk halaman-halaman lengkap.
PICT
format file yang dapat berisi data bitmap maupun vektor. untuk gambar dengan format PICT hana dapat digunakan oleh komputer dengan OS Mancintosh saja.

Bitmap

Bitmap adalah gambar yang dibentuk oleh sekumpulan titik yang disebut pixel (picture element) atau, bitmap adalah gambar yang disimpan sebagai sekumplan pixel yang bersesuaian dengan grid dari titik pada layar monitor. pada gambar bitmap ini kita dapat bayangkan titik-titik yang relatif berdekatan dengan pola tertentu akan terlihat sebagai sebuah gambar secara utuh, apabila kita melihatnya dari jauh .

Pengertian Grafis Bitmap

Grafis Bitmap adalah objek gambar yang dibentuk berdasarkan titik-titik dan kombinasi warna.
Gambar Bitmap tidak bagus untuk pembuatan logo perusahaan, peta dan objek-objek yang lainnya, karna akan mengurangi kualitas gambar saat dilakukan perubahan skala atau dimensi.
Gambar bitmap sendiri dapat disimpan dalam berbagai macam format file, antara lain :

       BMP           
format file yang terbatas , digunakan untuk interface /GUI pada software.
PNG
format file yang support dengan warna transaparan.
GIF
biasanya digunakan untuk grafis-grafis di internet dan bisa digunakan animasi/ gambar bergerak.
JPEG
biasa digunakan sebagai grafik atau gambar di internet karena memiliki tingkat ketajaman gambar yang dapat mempengaruhi bobot file.
PICT
format file yang dapat berisi gambar bitmap maupun vektor, tetapi biasanya file ini hanya digunakan oleh komputer macintosh dan tidak terlalu cocok untuk cetak.
TIFF
merupakan format file bitmap yang paling populer untuk cetak.

Kelebihan Dan Kekurangan Vektor

Kelebihan Vektor :

  • Ukuran file yang relatif lebih kecil sehingga ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efesien.
  • Ukuran dan bentuknya dapat diubah tanpa menurunkan mutu/kualitas tampilannya.
  • Dapat dicetak pada resolusi yang tinggi.
  • Menggambar dan menyunting vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan.
  • Mempunyai warna-warna yang solid, cocok untuk bentuk-bentuk gambar sederhana, seperti logo, kartun dan sebagainya.

Kekurangan Vektor :

  • Kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realitis atau natural.
  • Konversi langsung objek gambar tersebut dari format bitmap ke vektor tidsk dapat menghasilkan gambar yang bagus.


Kelebihan Dan Kekurangan Bitmap

Kelebihan Bitmap :

  • Dapat diberikan efek khusus tertentu sehingga membuat objek tampil sesuai keinginan atau dapat diedit dengan mudah.
  • Menghasilkan objek gambar bitmap dari objek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat , serta mutu hasilnya dapat ditentukan.
  • Mampu menangkap nuansa dan warna dan bentuk yang natural.

Kekurangan Bitmap :

  • Perubahan ukuran gambar mempengaruhi kualitas gambar.
  • Ukuran file gambar relatif besar
  • Efek yang dihasilkan akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah.
  • Membutuhkan resource yang besar pada komputer untuk mengelolanya.
Nah itulah Pengertian Grafis Vektor dan Grafis Bitmap, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan. Sukses selalu untuk ANDA

Sunday, 20 May 2018


Pembahasan kali ini saya akan menjelaskan transformasi pada CorelDRAW. Pengertian Transformasi pada CorelDRAW adalah sebuah proses perubahan pada sebuah objek secara berangsur-angsur sehingga sampai pada tahan yang diinginkan. 

Tool-tool yang terdapat dalam Transformasi pada Coreldraw adalah Position, Rotate, Scale and Mirror, Size dan Skew.


Untuk menampilkan kotak dialog Transformation :

Kalau ruang kerja CorelDRAW anda adalah Default langkahnya sebagai berikut :
Pilih menu Objek > Transformation > Position


Kalau ruang kerja CorelDRAW anda adalah Classic langkahnya sebagai berikut :
Pilih menu Arrange > Transformation > Position
Untuk mengetahui apakah anda menggunakan ruang kerja Default atau Classic, anda bisa melihatnya dengan cara; pilih menu Windows >Workspace
Berikut Video cara menggunakan Transformations CorelDRAW


Position

Untuk Menggeser Posisi Objek dan Duplikasi Objek
  1. Pilih objek yang mau digeser atau diduplikasi
  2. Pilih icon Position pada docker transformation (No.1 digambar)
  3. Atur posisi koordinat perpindahan (x atau y) (No.2 digambar) atau menggunakan Posisi Relative (No.3 digambar) dengan klik pada icon kotak kecil dikiri tulisan, tentukan posisi penggeseran objek (kiri, kanan, pojok kiri kanan, atas bawah)
  4. Masukan jumlah Copies jika ingin menggerser objek sekaligus duplikasi (No.4 digambar),  dan biar kan 0 jika hanya ingin menggerser objek saja. 
  5. Klik Apply
--------------------------------------------

Rotate

Untuk Memutar Objek dan Duplikasi Objek

  1. Pilih objek yang mau diputar atau diduplikasi
  2. Pilih icon Rotate pada docker transformation (No.1 digambar)
  3. Atur sudut perputaran dalam derajat gunakan tanda minus (-) untuk memutar searah jarum jam.
  4. Atur posisi poros (center / pusat rotasinya) melalui koordinat x atau y atau posisi relatifnya (No.3 & 4 digambar)
  5. Masukan jumlah copies jika ingin memutar objek sekaligus menduplikatnya dan biar kan 0 jika hanya ingin memutar objek saja.
  6. Klik Apply
--------------------------------------------

Scale dan Mirror

Untuk merubah Skala dan Pencerminan Objek dan Duplikasi Objek
  1. Pilih objek yang mau di rubah skala dan Pencerminan
  2. Pilih icon Scale and Mirror pada docker transformation (No.1 digambar)
  3. Atur presntase skala untuk objek yang akan dihasilkan dari proses mirror dan pilih Mirror Horizontal/Vertikal di sampingnya (No.2 digambar)
  4. Atur posisi relatif cermin jika diperlukan (No.3 digambar)
  5. Masukan jumlah Copies jika ingin mencerminkan objek sekaligus menduplikatnya dan biar kan 0 jika hanya ingin mencerminkan objek. (No.4 digambar)
  6. Klik Apply
--------------------------------------------

Size 

Untuk merubah ukuran Objek dan Duplikasi Objek
  1. Pilih objek yang mau dirubah ukurannya
  2. Pilih icon Size pada docker transformation (No.1 digambar)
  3. Atur ukuran pada x untuk horizontal dan y untuk vertikal dan atur posisi perpindahan atau pilih Proporsional (No.2 dan 3 digambar)
  4. Masukan jumlah Copies jika ingin merubah ukuran objek sekaligus menduplikatnya dan biar kan 0 jika hanya ingin memutar objek (No.4 digambar)
  5. Klik Apply
--------------------------------------------

Skew

Untuk memiringkan Objek baik horizontal maupun vertikal dan sekaligus duplikasi objek
  1. Pilih objek yang mau dimiringkan 
  2. Pilih icon Skew pada docker transformation (No.1 digambar)
  3. Atur derajat kemiringan posisi x (horizontal) maupun y (vertikal) atau gunakan anchor point untuk relatif (No.2 dan 3 digambar)
  4. Masukan jumlah Copies jika ingin memiringkan sekaligus menduplikatnya dan biar kan 0 jika hanya ingin memutar objek (No.4 digambar)
  5. Klik Apply 

Demikian penjelasan saya tentang Transformation CorelDRAW, dan semoga dapat menambah pengetahuan anda tentang Aplikasi CorelDRAW. Sukses selalu untuk ANDA.


Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang daftar Shortcut CorelDRAW yang sering digunakan pada aplikasi coreldraw, menguasai shortcut coreldraw bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga dalam proses desain dan editing sehingga kita tidak perlu memilih menu atau tool CorelDRAW cukup dengan menekan shortcut dari keyboard (mudah dan sangat efisien).
Shortcut sendiri adalah jalan pintas/cara cepat untuk menjalakan suatu diprogram komputer pada suatu sistem yang terinstal di komputer
Jadi Shortcut CorelDRAW adalah perintah cepat menjalankan intruksi yang ada di dalam aplikasi CorelDRAW.

Shortcut CorelDRAW Toolbox

               Spasi                Pick Tool
F10
Shape Tool 
E Eraser Tool
Z Zoom Tool
H Hand Tool
F5 Freehand Tool    
Shift + S Smart Drawing Tool
F6 Rectangle Tool
F7
Ellipse Tool    
Y
Polygon Tool
D Graph Paper Tool
Spiral Tool
F8  Text Tool
Interative Fill Tool
Mesh Fill Tool
F12Outline Pen Tool
I Artistic Media Tool

Pada tabel di atas adalah daftar Shortcut CorelDRAW yang sudah ada, beberapa tool yang belum tersedia shortcutnya bisa anda buat sendiri, dengan cara sebagai berikut :
  1. Klik Menu Tools > Customization

  2. Klik Tanda Plus (+) pada Kategori Customization, Pilih Commands (No 1 pada gambar)
  3. Pada List Box (No 2 pada gambar) Pilih Toolbox

  4. Tentukan Tool yang mau dibuat Shortcut, misal anda mau buat shortcut untuk Blend Tool

  5. Aktifkan Tab Shortcut Keys (No 3 pada gambar) 
  6. Masukkan kombinasi tombol keyboard di New Shortcut Key (No 4 pada gambar), misal (Shift + D)
  7. Lalu klik Tombol Assign
  8. Selanjutnya Klik Tombol OK

Baca Juga : 

Shortcut CorelDRAW Untuk Windows

               L      
 Objek rata kiri
R
 Objek rata Kanan
T
 Objek rata atas
B
 Objek rata bawah 
E
 Objek rata tengah Horizontal
 Objek rata tengah vertikal
P
 Objek berada di tengah halaman 
Alt+F4
 Exit (Keluar dari CorelDraw)
Alt+F7 
 Transformation position
Alt+F8
 Rotate (Rotasi objek)
Alt+F9
 Scale (Mengubah ukuran objek) 
Alt+F10
 Size (Ukuran)
Alt+Enter
 Manampilkan kotak dialog Object Properties
Alt+Z
 Snap to Objects
Ctrl+N
 File New (File Baru)
Ctrl+O
 Open File (Buka file CorelDraw yang sudah ada)
Ctrl+S
 Save (menyimpan)
Ctrl+Shift+S
 Save As (Menyimpan file baru)
Ctrl+C
 Copy
Ctrl+ X
 Cut
Ctrl+I
 Import (Memasukan objek)
Ctrl+E
 Export (Mengekspor hasil pembuatan)
Ctrl+Z
 Undo (Membatalkan perintah sebelumnya)
Ctrl+Shift+Z 
 Redo (Maju langkah perintah sebelunya)
Ctrl+Shift+T
 Edit teks
Ctrl+J
 Options (Pilihan)
Ctrl+F9 
 Full Screen Preview (Tampilan full)
Ctrl+Y
 Snap to Grid
Ctrl+G
 Group (Mengabungkan beberapa objek)
 Ctrl+U = Ungroup
Ctrl+L
 Combine
Ctrl+K
 Break Apart
Ctrl+Q
 Convert To Curves
Shift+PgDn
 Gambar dibelakang layer
Ctrl+PgUp
 Forwad one
Ctrl+PgDn
 Back one
Ctrl+T 
 Format karakter Teks
Ctrl+F11
 Masukan karakter simbol
Ctrl+F8
 Convert Teks
Ctrl+F12
 Spell Check
Ctrl+F3
 Simbol manager
Ctrl+W
 Refresh Windows
Delete
 Delete (Menghapus)
Ctrl + D
 Duplicate objek

Untuk praktek penggunaan shortcut pada aplikasi coreldraw, agar saat desain dapat lebih MUDAH dan CEPAT dapat anda lihat pada Video Tutorial dibawah ini:


Demikian pembahasan tentang Shortcut CorelDRAW beserta fungsinya....semoga bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan anda tentang Aplikasi CorelDRAW ....Sukses Selalu untuk ANDA.

Referensi :
http://www.nixeldesign.com
https://support.corel.com

Saturday, 19 May 2018


Shaping pada CorelDRAW adalah salah satu fasilitas yang disediakan oleh CorelDRAW, yang mana fungsi shaping memungkinkan anda untuk membuat bentuk objek tertentu dari dua atau lebih objek dengan cara menggabungkan, memotong atau membuat objek baru dari dua bagian objek awal.

Shaping pada CorelDRAW terdiri dari Weld, Trim, Intersect, Simplify, Front minus Back, Back minus Front, dan Create Bondary. Setiap fungsi yang ada di Shaping memiliki kegunaan yang berbeda.

Cara menampilkan perintah fungsi shaping

  1. cara pertama menuju Menu Bar > Window > Dockers > Shaping, maka akan tampil sebuah kotak dialog di sebelah kanan lembar kerja CorelDRAW, seperti gambar dibawah.

  2. cara kedua yaitu dengan menyeleksi dua atau lebih objek yang ingin diedit, setelah ke dua objek atau lebih itu terseleksi...maka secara otomatis akan menampilkan perintah seperti gambar dibawah.


Macam-macam Fungsi Shaping dan Kegunaanya

Weld
Weld berfungsi untuk mmenggabungkan dua objek atau lebih yang saling bersingungan atau menindih.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Weld


Trim
Trim berfungsi untuk memotong dua objek yang saling bersinggungan tanpa menghilangkan objek pemotong.Geser objek lingkaran, maka akan terpihat perpotongannya.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Trim.

Intersect
Intersect berfungsi untuk membuat sebuah atau menciptakan objek baru dari hasil perpotongan dari dua objek yang bersinggungan. Perhatikan gambar, warna hijau adalah hasil potongan dari Intersect, akan terlihat setelah anda menggeser lingkaran. 



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Intersect.


Simplify
Fungsi dari Simplify sama dengan Trim...sama-sama digunakan untuk memotong, perbedaannya objek yang terpotong objek yang berada di bagian bawah...misal saya buat posisi lingkaran di bagian bawah...maka yang akan terpotong adalah objek lingkaran.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Simplify.


Front Minus Back
Front Minus Back berfungsi untuk memotong objek yang berada dibagian depan dengan menghilangkan objek bagian belakang.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Front Minus Back.


Back Minus Front
Back Minus Front berfungsi untuk memotong objek yang berada dibagian belakang dengan menghilangkan objek bagian depan.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Back Minus Front.

Create Boundary
Create Boundary berfungsi untuk menggabungan dua objek yang bersinggungan atau menindih tanpa menghilangkan dua objek aslinya. Perhatikan gambar, objek yang transparan adalah hasil dari perintah boundary, anda dapat mewarnainya.



Caranya :
Setelah anda menseleksi semua objek...maka akan tampil perintah Shaping...lalu Klik Create Boundary.

Demikianlah pembahasan tentang Fungsi Shaping Pada CorelDRAW ....Semoga Bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang Aplikasi CorelDRAW ....Sukses Selalu untuk ANDA.

Friday, 18 May 2018


Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang shortcut photoshop, pengertian dari shortcut sendiri adalah jalan pintas/cara cepat untuk menjalakan suatu diprogram komputer pada suatu sistem yang terinstal di komputer. Jadi shortcut photoshop; perintah cepat menjalankan intruksi yang ada di dalam aplikasi photoshop, yang bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga dalam proses editing gambar atau image sehingga kita tidak perlu memilih menu pada panel atau tool photoshop cukup dengan menekan shortcut dari keyboard (mudah dan sangat efisien).

Shortcut Tool

               V                Move Tool 
M Rectangular Marque Tool   
L Lasso Tool
C Crop Tool
W Quick Selection / Magic Wand Tool
J Spot healing brush Tool    
E Eraser Tool
G Gradient Tool / Paint Bucket Tool
P Pen Tool    
T Type Tool
X Switch Foreground / Background Colors
D Default Foreground / Background Colors
U Rectangle Tool
O Sponge / Dodge / Burn tools
Y History Brush Tool
R Rotate View Tool
H Hand Tool
A Path Selection Tool
B Brush Tool  
I Eyedropper Tool
Q Edit in Standard Mode
Clone Stamp Tool
Z zoom Tool
F Minimize atau Maximize Lembar Kerja
F (1X) Lembar Kerja Normal
F (2X) Lembar Kerja Full Layar Monitor

Shortcut Photoshop Untuk Windows


           Ctrl + A                
Select All (menseleksi seluruh lembar kerja)
Ctrl + B
Color Balance (mengatur pewarnaan pada gambar)
Ctrl + D
Deselect (menghilangkan garis titik / seleksi pada lembar kerja)
Ctrl + E
Marge Vesible (untuk menyatukan sebuah layer)
Ctrl + G
Group (membuat grub pada dock panel)
Ctrl + I 
Invert (membalik seleksi)
Ctrl + J
Duplikat Layer
Ctrl + K
Untuk menampilkan Jendela Perefences
Ctrl + L
Level (untuk mengatur gelap terang sebuah layer)
Ctrl + M
Curves (untuk mengatur pencahayaan)
Ctrl + N
New (untuk membuat lembar kerja baru)
Ctrl + O
Open (untuk membuka file yang sudah ada)
Ctrl + P
Print (untuk mencetak lembar kerja)
Ctrl + Q
Quit/Close (untuk keluar dari aplikasi Photoshop)
Ctrl + R
Ruler (untuk menampilkan/menghilangkan Baris Mistar)
Ctrl + S
Save (untuk menyimpan lembar kerja)
Ctrl + T
Transfrom (untuk mengecilkan, membesarkan gambar pada lembar kerja)
Ctrl + Y
Mengubah Mode RGB atau CMYK
Ctrl + Z
Undo 
Ctrl + Alt + A
memilih semua layer
Ctrl + Alt + C
Menampilkan jendela Canvas Size
Ctrl + Alt + I
Image Size (untuk merubah ukuran gambar beserta resolusinya)
Ctrl + Alt + S
Save As (menyimpan dengan nama file baru)
Ctrl + Alt + Z
Undo (mundur berkali-kali)
Ctrl + Shift + E
Marge (untuk menggabungkan semua Layer)
Ctrl + Shift + K
Color Seting (untuk menampilkan jendela Color Seting)
Ctrl + Shift + N
New layer (membuat layer baru)
Ctrl + Shift + R 
Lens Corection
Ctrl + Shift + W
Liquify
Ctrl + Alt + Shift + B 
Black and White
Ctrl + Alt + Shift + M
keyboard Shortcut and menus
Ctrl + Alt + Shift + O 
Open As

Demikian pembahasan tentang Shortcut Photoshop beserta fungsinya....semoga bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan anda tentang Aplikasi Photoshop ....Sukses Selalu untuk ANDA.

Referensi :
https://www.nobledesktop.com

Adobe Photoshop CS6 adalah sebuah aplikasi desain pengolah gambar diproduksi oleh Adobe Systems yang dirilis pada 7 Mei 2012. Adobe Photoshop CS6 sendiri adalah pengembangan dari Adobe Photoshop CS5.


Berikut keterangan panel-panel yang ada di Adobe Photoshop CS6

1. Menu Bar
Merupakan baris menu yang berisi daftar-daftar perintah untuk mengatur file, mengolah layer dan dokumen, serta berisi perintah untuk memberi efek/filter dan mengatur tampilan panel. Pada menu bar terdapat menu-menu File, Edit, Image, Layer, Type, Select, Filter, View, Window dan Help.

2. Option Bar
Merupakan bagian yang berisi sejumlah tools-tools (tombol perintah) yang dapat digunakan untuk melaksanakan suatu perintah tertentu, perintah tersebut menyesuaikan dengan tools yang terpilih pada panel toolbox.

3. Document Bar
Menampilkan dokumen-dokumen yang sedang aktif (dalam proses editing)

4. Tool Box
Merupakan sebuah kotak yang berisi sejumlah tools (tombol perintah) yang di gunakan untuk megelola, mengedit, mengatur objek yang akan di kerjakan.Dapat di katakan panel tools merupakan hal paling penting pada photoshop.

5. Workspace
Digunakan untuk mengubah tampilan photoshop untuk memudahkan anda bekerja

6. Panel / Pallete
Bagian ini berisi informasi tentang dokumen yang sedang aktif, perintah-perintah yang bisa digunakan untuk memanipulasi gambar, pengorganisasian layer dan lain-lain.

7. Documen Windows / Area kerja
Bagian ini menampilkan Lembar kerja yang anda gunakan untuk proses editing dan apa yang sedang anda kerjakan.

8. Informasi Bar
Bagian ini menampilkan informasi dokumen yang sedang aktif.

Download Adobe Photoshop CS6
Crack Adobe Photoshop CD6

Fungsi-Fungsi Tools yang ada pada ToolBox Adobe Photoshop CS6 :



Move Tool
Fungsinya untuk memindah objek baik itu berupa teks maupun gambar. Cara menggunakannya, aktifkan move tool lalu pilih objek yang akan dipindahkan dan seret ke tempat yang diinginkan.

Rectangular Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat seleksi berbentuk kotak
Elliptical Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat seleksi berbentuk lingkaran
Single Row Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat area seleksi berbentuk garis horizontal
Single Column Marquee Tool
Tools ini berguna untuk membuat area seleksi berbentuk garis vertikal

Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi bebas
Polygonal Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk persegi/garis lurus.
Magnetic Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi namun akan secara otomatis menempel pada batas objek berdasarkan perbedaan warnanya.

Quick Selection Tool
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi dengan cepat
Magic wand Tool
Tool ini digunakan untuk membuat seleksi secara otomatis

Crop Tool
Tool ini digunakan untuk memotong area tertentu dari gambar
Persepective Crop Tool
Tool ini digunakan untuk memotong area tertentu dari gambar tetapi sudutnya, tidak mesti 90 derajat.
Slice Tool
Tool ini berfungsi untuk membuat potongan-potongan gambar
Slice Select Tool
Tool ini berfungsi untuk memilih potongan gambar jika anda masih ingin menggesernya.

Eyedropper Tool
Tool ini berguna untuk mengambil sampel warna pada gambar dan menyimpannya di box warna, dan siap digunakan.
Color Sampler Tool
Tool ini berguna untuk mengambil sample warna sekaligus menampilkan setiap warna yang terseleksi pada panel info dalam bentuk color value.
Ruler Tool
Tool ini digunakan ntuk mengukur objek, jarak lokasi dan sudut pada lembar kerja.
Note Tool
Tool ini digunakan untuk menambahkan catatan dalam sebuah lembar kerja atau pekerjaan desain.

Spot Healing Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaiki bidang gambar dengan mangambil bagian dari gambar lain yang masih bagus.
Healing Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaikin bidang gambar dengan menempelkan bagian dari bidang gambar lain yang masih bagus.
Patch Tool
Tool ini digunakan untuk memperbaiki bidang gambar yang rusak dengan menempelkan bagian dari bidang gambar lain yang masih bagus.
Content-Aware Move Tool
Tool baru yang ada di Adobe Photoshop CS6 yang berfungsi untuk memindahkan objek ke bagian lain dan secara otomatis menyesuaikan daerah tersebut dengan objek disekitarnya.
Red Eye Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus warna merah pada mata akibat refleksi cahaya.

Brush Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek polesan kuas. Photoshop CS6 menyediakan bentuk kuas yang bervariasi
Pencil Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek coretan pensil.
Color Replacement Tool
Tool ini digunakan untuk mengganti warna pada sebuah gambar
Mixer Brush Tool
Tool ini digunakan untuk memberikan polesan dengan mencampurkan warna kuas dan warna gambar.

Clone Stamp Tool
Tool ini digunakan untuk menggandakan atau kloning area gambar
Pattent Stamp Tool
Tool ini digunakan untuk menggandakan pola atau corak dari suatu gambar.

History Brush Tool
Tool ini digunakan untuk membuat polesan kuas yang di gabungkan dengan perintah terakhir yang anda terapkan.
Art History Brush Tool
Kegunaan tool ini sama dengan History Brush, namun polesan kuasnya memiliki corak bervariasi yang dapat anda tentukan sesuai keinginan.

Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus area gambar.
Background Eraser tool
Tool ini digunakan untuk menghapus backgound dari suatu gambar.
Magic Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus area pada gambar yang memiliki gambar padat

Gradient Tool
Tool ini digunakan untuk membuat warna gradasi pada bidang gambar atau layer.
Paint Bucker Tool
Tool ini digunakan untuk membari warna pada suatu gambar atau layer.

Dodge Tool
Tool ini digunakan untuk mencerahkan gambar.
Burn Tool
Tool ini digunakan untuk menghitamkan atau menggelapkan gambar.
Sponge Tool
Tool ini digunakan untuk mengubah satu rasi warna gambar.

Pen Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek path dengan bentuk yang terstruktur dan presisi
Freeform Pen Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek path dengan bentuk yang bebas
Add Anchor Point Tool
Tool ini digunakan untuk menambahkan titik anchor pada objek path.
Delete Anchor Point Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus titik anchor pada suatu objek path.
Convert Point Tool
Tool ini digunakan ntuk mengubah titik anchor pada suatu objek path.

Horizontal Type Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek teks dengan arah horizontal.
Vertical Type Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek teks dengan arah vertikal.
Horizontal Type Mask Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk teks dengan arah horizontal.
Vertical Type Mask Tool
Tool ini digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk teks dengan arah vertikal.

Path Selection Tool
Tool ini digunakan untuk Memilih Objek Path.
Direct Selection Tool
Tool ini digunakan untuk memilih titik -  titik atau point pada suatu objek path

Rectangle Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek kotak. Tekan Shift sambil drag mouse untuk membuat objek persegi.
Rounded Rectangle Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek kotak dengan sudut tumpul.
Ellipse Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek ellipse. Tekan Shift sambil drag mouse untuk membuat objek lingkaran.
Polygon Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek poligon atau segi banyak dan bintang.
Line Tool
Tool ini digunakan untuk membuat garis. Tekan Shift dan tarik pointer untuk membentuk garis lurus vertikal atau horisontal.
Custom Shape Tool
Tool ini digunakan untuk membuat objek dengan berbagai pilihan objek yang tersedia secara default di dalam photoshop

Hand Tool
Tool ini digunakan untuk menggeser tamplan gambar dalam dokumen kerja.
Rotate View Tool
Tool ini digunakan untuk memutar tampilan gambar dalam dokumen kerja.

Zoom Tool
Tool ini digunakan untuk memperbesar dan memperkecil tampilan gambar dalam dokumen kerja

Set Foreground & Background
Digunakan untuk mengganti warna foreground dan background.

Quick Mask Mode
Digunakan untuk mengolah file gambar atau foto ke dalam mode normal dan Quick Mask

Change Screen Mode
Digunakan untuk merubah tampilan jendela dari tampilan standar, full screen dengan menu, atau full screen.

Download Adobe Photoshop CS6
Crack Adobe Photoshop CD6

Demikian penjelasan mengenai Panel dan Tool yang ada di Adobe Photoshop CS6 beserta fungsinya...semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk ANDA.


Tanya Jawab Desain Grafis

1.       Apa yang dimaksud desain grafis? Desain grafis merupakan perpaduan seni dan metode komunikasi yang memadukan beragam unsur se...