TUTORiduan.com

Sarana Belajar & Berbagi Ilmu Desain Grafis

Blog Tutorial Desain

Kumpulan Tutorial Desain dengan menggunakan aplikasi CorelDRAW dan Photoshop, dijelaskan secara detail dengan bahasa yang mudah dipahami, secara teori dan dilengkapi VIDEO Tutorial

Minggu, 19 Januari 2020

TUTORiduan - Usaha percetakan tidak akan terlepas dari penggunaan tinta dengan media cetak yang beraneka macam jenisnya, ada beberapa media yang menggunakan tinta khusus dalam proses cetaknya. 



Tidak semua printer dapat mencetak pada media tertentu harus disesuaikan dengan tinta yang cocok, para pelaku usaha percetakan harus mengetahui jenis-jenis tinta yang digunakan untuk mencetak pada media tertentu tersebut.

Baca Juga : 


Mengenal Jenis Tinta Percetakan dan Fungsinya

Pada artikel ini saya akan menguraikan jenis-jenis tinta dan dapat digunakan pada media apa saja, berikut uraianya :

1. Tinta Dye Base

Tinta Dye Base ini terbuat dari bahan air dan colourant, sehingga kemungkinan mengendap atau buntu pada ‘Printhead Cartridge’ semakin kecil. Tinta Dye Base biasa digunakan untuk kertas HVS, Glossy paper, Inkjet paper, canvas, PVC ID Card dan lain sebagainya. 

Namun tinta ini tidak bisa digunakan untuk cetak Art paper ( kertas brosur dan kalender). Tinta ini juga mudah luntur dan warnanya gampang pudar jika terpapar panas / cahaya matahari dan juga waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih lama.


2. Tinta Sublimation Ink

Tinta printer Sublimation  sering digunakan untuk printer infus, atau bisa disebut dengan tinta yang umum digunakan untuk mencetak bahan sablonan seperti ( kaos, pin, mug, topi ) karena tinta sublim ini lebih tahan terhadap air dan degradasi warna yang lebih kuat.  

Tinta ini juga lebih ekonomis dan efisien serta hasil sablon bisa distrika secara langsung. Dengan metode transfer yang digunakan adalah cetak ke kertas HVS atau inkjet paper lalu di heat press ke (kaos, pin, mug, topi).  Namun disini yang menjadi kekurangan adalah resiko Printhead tersumbat lebih besar



3. Tinta Pigment (Durabrite)

Tinta Pigment dengan kualitas tinggi yang mampu mencetak dokumen dalam bentuk tulisan atau gambar dengan hasil yang sangat tajam, pekat, dan tahan air di semua jenis kertas seperti HVS, Injet paper ataupun Photo paper. Gunakan tinta ini dengan tepat, apabila terlalu lama membiarkan tinta pigment tidak terpakai, maka head tinta cartidge dapat tersumbat.

Jenis-jenis tinta printer Pigment (Durabrite):

  • Tinta Printer Pigment Art Paper Ink
    Tinda Pigment Art Paper Ink merupakan jenis tinta yang cocok untuk digunakan di percetakan skala kecil ataupun besar dengan menggunakan kertas art paper ivory dengan quantity kecil untuk gambar full color.
  • Tinta Printer Pigment Art Paper Korea
    Tinta Pigment Art Paper Korea anti pudar dan luntur walau terkena sinar matahari secara langsung dalam jangka waktu yang lama. Tinta ini cocok digunakan untuk usaha Photo membutuhkan kualitas bagus serta tahan lama walau diletakkan di lokasi outdoor / Indoor. Selain itu, biasanya dapat diaplikasikan pada jenis kertas art paper, photo paper, sticker photo paper, kertas PVS dll. Dan hasil cetak menggunakan art paper korea lebih halus dan tajam.
  • Tinta Printer Pigment Art Paper China
    Tinta Pigment Art Paper China ini sama persis dengan tinta pigment Art paper Korea, hanya saja yang membedakan hasil cetaknya. Untuk hasil cetak Art Paper China lebih natural warna tidak pudar walaupun terkena sinar matahari dan bisa tahan lama.



4. Tinta Textile DTG

Tinta Textile DTG khusus digunakan untuk printer DTG. Tinta textile DTG sangat ramah pada Head Printer DTG, terutama pada Head Tipe Micro Piezzo (Jenis Head Epson Atau Brother). Dan untuk hasil cetakan tergolong tajam, cerah, halus dan tahan luntur. Tinta ini juga dapat mencetak pada semua jenis kain garment seperti (kaos, jaket, baju, kain polyester, kain cotton combed dll).

Tinta Textile DTG dibagi menjadi 2 jenis :
  • Tinta Duppont P5910
    Hasil cetak paling putih dikelas tinta DTG white dibanding dengan merk-merk lain. Textile ink paling terpercaya bagi para pengguna printer DTG

  • Tinta DTG Jerman
    Hasil print lebih tajam, lebih tahan lama, dan tidak luntur sekalipun di cuci berkali-kali. Biasanya di padu dengan treatment light (kaos putih) dan treatment dark (kaos gelap).



5. Tinta Solvent (Outdoor)

Tinta Solvent adalah Tinta printer yang sangat baik kualitasnya karena bisa tahan air dan sinar matahari lebih lama dibandingkan dengan tinta lainnya. Namun disini yang menjadi kekurangan adalah tinta solvent memiliki bau yang menyengat. Tinta solvent banyak digunakan untuk mencetak banner, spanduk, billboard, neonbox, dan outdoor printing lainnya karena hasil cetaknya lebih awet terhadap air dan UV.


6. Tinta Eco Solvent (Indoor)

Tinta Eco Solvent adalah tinta yang tidak memiliki bau yang  tidak menyengat dibandingkan dengan tinta Solvent. Untuk karakteristik dari tinta Eco solvent sendiri tidak jauh beda dengan tinta Solvent. Namun disini, mengingat tinta ini kurang tahan dengan UV, maka tinta Eco Solvent banyak digunakan untuk indoor printing saja.

Baca Juga :


Nah itulah artikel mengenal jenis tinta percetakan dan fungsinya, semoga dapat menambah pengetahuan anda dalam memilih tinta yang cocok untuk hasil cetakan yang bagus. Semoga bermanfaat... tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Sumber : hygmatic.com

Jumat, 17 Januari 2020

TUTORiduan - Dari tahuan ke tahun perkembangan teknologi cetak mencetak semakin berkembang pesat. Dunia percetakan semakin berkembang dengan hadirnya mesin cetak digital dan mesin cetak offset yang memberikan kemudahan dalam mencetak beragam jenis dokumen dan media.


4 Perbedaan Mesin Cetak Offset dan Cetak Digital

Mesin cetak digital dan mesin cetak offset secara umum memiliki fungsi yang sama, akan tetapi ke dua mesin tersebut memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Nah, disini akan kita ulas perbedaan dan keunggulan dari kedua mesin tersebut?

Baca Juga :

1. Perbedaan dari Media Cetak yang digunakan.

Mesin Cetak Offset
  • Mesin cetak offset menggunakan media film dan pelat sebagai media transfer cetakan dari komputer menuju ke mesin cetak.
  • Mesin cetak offset menggunakan sistem pembagian warna CMYK yang nanti akan dibagi pada 4 pelat yang berbeda.

Mesin Cetak Digital
  • Mesin cetak digital tidak memerlukan media seperti film atau pelat untuk transfer cetakan. 
  • Mesin ini hanya memerlukan komputer saja sebagai media transfer yang akan langsung terhubung dengan mesin. 
  • Mesin cetak digital menggunakan tinta toner untuk sumber warna.


2. Perbedaan pada Ukuran dan Jumlah Cetakan

Mesin Cetak Offset
  • Mesin cetak offset memiliki ukuran besar.
  • Mesin cetak offset mampu mencetak ukuran besar, maksimal ukuran media A0. 
  • Mesin cetak offset mampu mencetak media dengan jumlah ribuan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, untuk kebutuhan mencetak brosur, undangan, pamphlet dan lainnya, mesin cetak offset menjadi pilihan yang lebih cepat dan tepat.
  • Mesin cetak offset juga dibagi menjadi tiga variasi, yakni cetak offset kecil, sedang dan besar.

Baca Juga : Tips Sukses Memulai Usaha Percetakan Dengan Modal Kecil

Mesin Cetak Digital
  • Mesin cetak digital memiliki ukuran lebih kecil.
  • Mesin cetak digital hanya mampu mencetak pada ukuran maksimal A3 saja.
  • Mesin cetak digital digunakan untuk mencetak media dengan jumlah yang minim, seperti mencetak kaos satuan.


3. Perbedaan pada Hasil Cetakan  
Secara umum, hasil cetakan yang diberikan oleh kedua jenis mesin ini sama baiknya.

Mesin Cetak Offset
  • Untuk warna full block mesin cetak offset memberikan hasil yang lebih baik. 
  • Warna yang dihasilkan tidak cepat pudar dan bisa tahan lama.

Mesin Cetak Digital
  • Untuk warna full block mesin cetak digital memberikan hasil yang kurang baik.
  • Warna yang dihasilkan dalam waktu tertentu mudah pudar.

4. Pebedaan pada Biaya Cetak

Pada mesin cetak offset biaya cetak cenderung lebih mahal dalam skala kecil sebaliknya pada mesin cetak digital biaya cetak lebih murah, karena bisa cetak satuan.

Baca Juga :

Nah itulah perdedaan mesin cetak offset dan mesin cetak digital printing yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setelah mengetahui perbedaan fungsi tersebut, maka anda bisa memilih mana mesin yang cocok yang akan digunakan untuk keperluan percetakan Anda. 

Semoga artikel ini bermanfaat...tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Kamis, 16 Januari 2020

TUTORiduan - Menjalankan usaha percetakan tidak lengkap tanpa juga menerima jasa cetak undangan dengan berbagai model, baik undangan blangko atau undangan custom. Bisnis cetak undangan saat ini adalah salah satu bisnis yang sangat menjanjikan dengan keuntungan bisa lebih dari 100%.


Undangan blangko saat ini yang paling banyak diminati oleh konsumen karna banyaknya model dengan harga yang bervariasi juga tanpa harus ribet mendesain dari awal. Buat anda yang baru memulai usaha cetak undangan mungkin masih bingung cara menentukan harga jual cetak undangan... Nah disini saya akan menjelaskan rumus menentukan harga cetak undangan yang pasti mendapatakan keuntungan sebesar-besarnya. 

Cara Menentukan Harga Jual Cetak Undangan

Menjalankan usaha cetak undangan harus mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, berikut rumus menentukan harga jual cetak undangan yang menguntungkan.


Misalkan :
Jika harga dasar undangan blangko Rp. 500,- maka harga jualnya Rp. 1.500,- ,
Jika ada harga dasar undangan blangko di bawah Rp. 500,-, maka digenapkan menjadi Rp. 500,- 

Rumus diatas untuk harga dasar dibawah Rp. 1.000,- jika harga dasar di atas Rp. 1.000,- cukup dikalikan 2 saja

Berikut pembagaian berdasarkan grafik :
Modal : Dana ini digunakan untuk membeli blangko undangan.
Operasional : Dana ini digunakan untuk pembelian bensin, makan, parkir dan lain-lain.
Keuntungan : Keuntungan dari cetak undangan, keuntungan minimal 50%.

Baca Juga : Mengenal Jenis Kertas Undangan Lengkap


Jika harga jual Rp. 1.500,- maka pembagiannya seperti ini :

Itu pembagian untuk satu lembar undangan, tetapi konsumen khan tidak mungkin cetak undangan hanya satu lembar saja... tinggal dikalikan saja.

Rumus harga cetak undangan berdasarkan Jumlah Kuantitasnya 


Catatan :
Jika jumlah pemesanan minimal 300 lembar undangan  maka harganya Rp. 1.500,-
Jika jumlah pemesanan dibawah 300 atau minimal 200 lembar undangan maka harga jual ditambah 30% (1500 + 30% = Rp. 1.900)
Jika jumlah pemesanan dibawah 200 atau minimal 100 lembar undangan maka harga jual ditambah 60% (1500 + 60% = Rp. 2.400)
Jika jumlah pemesanan dibawah 100 lembar maka harga jual ditambah 90% (1500 + 90% = Rp. 3.000)

Pengguaan rumus di atas tidak baku ya.... disesuaikan dengan tempat domisili anda tinggal yang mana harga jual bisa lebih mahal atau juga bisa lebih murah, tetapi secara garis besar rumusnya seperti itu.

Baca Juga :


Demikianlah cara menentukan harga jual cetak undangan dengan mudah, semoga artikel ini bermanfaat dan semoga usaha cetak undangannya berjalan lancar dan semakin sukses.

Rabu, 15 Januari 2020

TUTORiduan - Desain grafis sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita dan sudah merasuk di segaja lini kehidupan, saat bangun tidur sampai tidur lagi mata selalu merespon warna warni disekitar kita; yaitulah wujud desain grafis.


Membuat sebuah karya desain yang bagus dan disukai banyak orang adalah suatu hal yang sangat membanggakan dan menjadi diimpikan setiap desainer. Untuk menjadi seorang desainer yang handal memerlukan proses yang cukup lama.

Belajar desain grafis saat ini lebih mudah dengan adanya komputer juga banyaknya sarana dan media yang mengulas tentang desain grafis baik tingkat dasar maupun tingkat lanjut.

Baca Juga :

Jika ingin menguasai ilmu desain grafis ada beberapa tips yang perlu anda pelajari dan praktekkan. Nah disini saya akan berbagi beberapa tips yang pernah saya lakukan dan sangat bermanfaat untuk awal belajar desain grafis. Ini saatnya anda berperan dalam warna warni desain grafis kehidupan dalam wujud karya desain. 

Tips Cara Belajar Desain Grafis Untuk Pemula.

Berikut cara belajar desain grafis untuk pemula menggunakan komputer yang tentunya telah dilengkapi aplikasi desain grafis.

1. Menentukan aplikasi desain grafis
Tips awal memulai belajar desain grafis adalah menentukan aplikasi yang ingin anda gunakan dari banyaknya aplikasi desain grafis yang telah ada. Pelajari dan pahami fungsi dari masing-masing tool-tool aplikasi tersebut.

Fokus di satu aplikasi desain grafis agar proses belajar desain lebih maksimal.

2. Belajar dari desain sederhana
Belajar desain tidak seharusnya mengambil contoh dari desain ribet atau desain yang banyak menggunakan aneka macam bentuk objek, jika anda paksakan saat mendesain mengambil contoh desain yang ribet dan tanpa bimbingan… maka anda akan mengalami kesulitan lalu cepat mengambil kesimpulan bahwa mendesain itu sesuatu hal yang SULIT dan berhenti untuk belajar desain grafis.

3. Koleksi Aneka Desain KEREN
Dalam proses belajar desain ada baiknya mengumpulkan desain-desain yang anda anggap bagus dan keren sebagai referensi untuk didesain ulang agar dapat mengetahui tingkat kesulitan dari desain tersebut dan juga dapat mengasah kemampuan yang anda miliki.

Cara mengumpulkannya bisa bermacam-macam cara. Mulai dari browsing di google pada situs-situs desain dan mem-bookmarknya di web browser atau bisa langsung menyimpannya di komputer.


Saya juga biasa mengambil gambar-gambar desain yang saya temui dijalan menggunakan Kamera  HP, baik berupa spanduk, pamphlet, baliho dan desain-desain lain yang bagus, unik dan keren. Dengan banyaknya pilihan, anda bisa memiliki lebih banyak inspirasi untuk mengembangkan gaya desain yang akan anda buat nantinya.

4. Pelajari Istilah-istilah Desain
Pentingnya memahami istilah-istilah dalam desain akan mempermudah anda pada proses belajar dan akan mengerti dalam menggunakan fitur-fitur desain. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Mulai dari font, color palate, kerning, white space, alignment, hierarchy, background, foreground, dan banyak lagi istilah lainnya.

Mempelajari istilah desain bisa dimulai dengan membaca banyak istilah desain di Internet.

5. Belajar dari Media Online
Belajar desain grafis dengan bimbingan instruktur akan lebih efektif dan akan lebih cepat, tetapi memerlukan dana yang tidak sedikit untuk membayar instruktur tersebut. 
Belajar desain grafis secara gratis bisa melalui media online seperti situs-situs tutorial desain grafis secara teori atau belajar secara praktek melalui Youtube Channel desain grafis.


6. Berlatih Membuat Desain
Setelah memiliki aplikasi desain grafis, memahami teknik, gaya, dan juga istilah-istilah yang ada dalam desain, anda bisa melihat atau mempelajari desain memlalui tutorial. Selanjutnya kita bisa mulai membuat karya desain sendiri.

Harus sering berlatih. Semakin rajin berlatih, maka akan semakin mahir dalam mendesain. Karena tidak ada yang bisa mendesain hanya dalam satu malam. Semuanya membutuhkan proses. Termasuk desain.

Dengan terus berlatih anda akan jadi lebih mengetahui berbagai fungsi yang ada di alat atau software desain. Semakin mahir menggunakannya, semakin cepat pula proses mengerjakan desain.

7. Selalu Dengar Apa yang Diinginkan Audiens
Ide mendesain itu tidak selalu muncul dari pemikirian desainer sendiri, alangkah baiknya juga melibatkan audiens, anda harus mengetahui desain seperti apa yang diinginkan audiens. Sehingga desain bisa disesuaikan dengan target. Karena sebuah desain yang tidak cocok bagi audiens akan sulit untuk diterima.

Anda juga perlu melihat beragam contoh dari desainer-desainer kenamaan lain. Anda bisa mengikuti atau follow desainer yang memiliki ciri khas. Dengan begitu, kita akan bisa mengetahui tren dari desain yang sedang digandrungi banyak orang.

8. Jangan Takut Meminta dan Menerima Masukan
Apapun hasil desain yang anda buat sebaiknya mintalah pendapat dari desainer yang lebih berpengalaman berupa kritik yang membangun. Jangan takut menerima masukan.

Kritik yang membangun atau kritik yang bisa mengintimidasi akan membuat anda mengetahui kekurangan dari desain yang anda buat. Lagipula, penting bagi kita untuk memahami bahwa desain adalah sebuah karya yang subjektif. Dan kita tidak perlu sepenuhnya setuju dengan kritik yang disampaikan.


Jika memang tidak mengenal desainer yang lebih berpengalaman, kita bisa memposting karya kita ke media sosial. Dengan begitu, masukan akan datang langsung dari audiens yang kita targetkan. Kita juga bisa bertanya pada keluarga, kerabat, dan teman. Karena target desain kita memang sebenarnya bukan para desainer. 

9. Mulai Mendesain (Action)
Setelah anda mengerti dan memahami tips dan langkah-langkah di atas selanjutnya adalah memulai mendesain dan berlatih sehingga bisa segera menerapkan apa yang sudah dipelajari. Selain itu, dengan mulai mendesain, anda bisa mengetahui hal-hal apa saja yang membuat desain menjadi bagus dan apa saja yang tidak bagus. Sehingga anda tidak mengulanginya di kemudian hari.

Jika perlu sudah mulai menerima job desain sambil terus mengasah kemampuan desain anda.

Saat memulai desain jangan cepat menyerah….Tetap semangat.  Semua orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk belajar desain. Jangan pula membandingkan karya desain kita dengan karya desainer profesional.

Baca Juga :

Nah itulah Tips Cara Belajar Desain Grafis Untuk Pemula, semoga tips sederhana ini bermanfaat, tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Senin, 13 Januari 2020

TUTORiduan - Apakah bisa buka usaha percetakan dengan modal hanya 5 Juta?  Membuka usaha percetakan pasti yang terbenak dalam pikiran sebagian orang memerlukan modal yang sangat besar. Kalau kita melihat percetakan-percetakan besar... ya tentunya modal yang mereka keluarkan pasti besar yang menggunakan alat-alat yang harganya sangat mahal.


Nah untuk itu disini saya akan berbagai pengalaman yang pernah saya lakukan membuka usaha percetakan rumahan dengan hanya bermodalkan awal 5 Juta rupiah, dengan modal usaha 5 juta yang kita miliki bisa menghasilkan keuntungan berlipat-lipat yang tentunya dengan pemilihan perangkat yang tepat.

Baca Juga :

Hanya Modal 5 Juta Bisa Buka Usaha Percetakan

Apa yang dapat kita lakukan dengan dana 5 Juta, berikut penjelasan penggunaan dananya :

Langkah 1
Beli dua perangkat penting yaitu; komputer PC dan printer. Untuk komputer PC beli yang Second aja.


Spesifikasi Komputer PC :
- Processor Core i3 3.30 GHz
- RAM 4GB DDR3
- Hardisk 500GB
- VGA Onboard
- 3.0 USB Banyak
- Windows 7
- Layar LED 19 Inch 
- Keyboard Mouse 

Harga di Olx Rp. 2.200.000,-
Spesifikasi di atas hanya contoh, lebih tinggi lebih baik.

Kenapa membeli Komputer PC bukan laptop, dari segi ketahanan komputer PC lebih tahan dan cepat dibandingkan laptop dan Komputer PC tentunya lebih murah.




Langkah 2
Setelah membeli Komputer PC langkah selanjutnya membeli printer, untuk printer beli yang baru saja, untuk merk bebas aja...tapi disini saya ambil contoh yang saya gunakan yaitu; Epson L120.

Spesifikasi  Epson L120 :
- Metode cetak: InkJet
- Dimensi produk: 461 x 215 x 130 mm
- Berat produk: 2,4kg
- Kompatibel dengan Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, maupun Mac OS X
- Harga printer Epson L120: Rp. 1.500.000,-

Kenapa memilih printer ini; printer epson L120 sudah dilengkapi infus pada sistem pewarnaannya, tidak ada kendala jika menggunakan tinta lain untuk kebutuhan cetak dan dalam pemakaian jenis printer tergolong sangat awet.


Langkah 3
Pada langkah ini membeli bahan dan peralatan tambahan kebutuhan cetak. Untuk dana yang sudah dikeluarkan Rp. 3.700.000,-, berarti sisa dana Rp. 1.300.000,-.

Dana yang tersisa (1.300.000) bisa digunakan untuk :
1. Membeli Album Undangan Rp. 150.000,-
2. Membeli mesin laminating Rp. 685.000,- (tokopedia)
3. Membeli mesin Plong ID Card Rp. 385.000,- (tokopedia)
4. Membeli kertas PVC ID Card Rp. 80.000,-


Produk cetakan yang dapat dikerjakan setelah semua peralatan terbeli sebagai berikut :
1. Cetak undangan
2. Cetak ID Card
3. Cetak Brosur A4 dan F4
4. Cetak Pamplet A4 dan F4
5. Cetak stiker
6. Cetak sertifikat
7. Cetak Kartu Nama
8. Cetak Kop Surat
9. Cetak Nota
10. Cetak Cover Buku
11. Cetak Buku Saku
12. dan Cetakan lainnya yang berukuran kecil.

Untuk cetakan ukuran besar bisa menggunakan jasa pihak ketiga, baca triknya disini

Baca Juga :
Demikian penjelasan bagaimana buka usaha pecetakan dengan modal hanya 5 Juta. Semoga artikel ini bermanfaat...tetap semangat untuk menjadi wirausaha mandiri dan sukses selalu untuk ANDA

Jumat, 10 Januari 2020


TUTORiduan - Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh.

Pada tahun ini perayaan tahun baru Imlek pada tanggal 25 Januari 2020, bagi anda yang mempunyai usaha percetakan tentunya sudah mulia ramai menerima orderan Banner atau Spanduk Tahun Baru Imlek 2020. 

Untuk itu disini saya akan berbagi tutorial desain spanduk Tahun Baru Implek 2020 dan saya sertakan pula bahan atau materi spanduknya, desain spanduk ini saya buat menggunakan aplikasi CorelDraw X7 dengan ukuran 3 x 1 Meter.

Baca Juga :

Desain Spanduk Tahun Baru Imlek 2020

Berikut ini langkah-langkah membuat Spanduk Tahun Baru Imlek 2020 :

Langkah 1
Buka aplikasi CorelDraw 
Setting lembar kerja menggunakan kertas F4, Orientasi Landcape dan Unit : Centimeter

Buat kotak dengan Rectangle tool, dengan ukuran 30 x 10 Cm (desain menggunakan skala)


Untuk lanjut ke langkah berikutnya, download dulu materi Spanduk pada link di bawah :

Password : onlyriduan


Langkah 2
Pada langkah ini proses desain background.
Import gambar dengan cara  : 
Pilih menu File > Import, pilih 3 buah gambar untuk background, disusun menjadi satu kesatuan seperti gambar di bawah :



Sebelum dijadikan background gambar PNG dirubah dulu menjadi VECTOR agar warnanya dapat dirubah menjadi putih dengan cara di Trace Bitmap.


Cara Merubah Gambar jadi Vector bisa lihat Video Tutorial disini.

Selanjutnya menggunakan PowerClip masukkan ke 3 gambar ke dalam kotak utama.
Caranya : Klik kanan pada gambar yang ingin dimasukkan, lalu pilih PowerClip Inside...


Cara detail menggunakan PowerClip bisa lihat Video Tutorial disini.


Langkah 3
Tambahkan teks, disini saya menggunakan 3 jenis font. 


Download Font disini :
Setelah semua font didownload atur letak dan ukurannya seperti digambar


Langkah 4
Pada langkah ini tambahkan gambar utama yaitu gambar yang dimasukkan ke gambar sapuan kuas.


Caranya :

Setelah objek di Trace, duplikat objek menjadi 3 buah dan disusun seperti gambar di atas, lalu di Group (Ctrl + G)

Selanjutnya masukkan gambar barongsai ke dalam objek yang sudah di Trace.



Langkah 5
Pada langkah ini tambahkan gambar-gambar ornamen untuk melengkapi Spanduk Tahun Baru Imlek 2020.
Caranya : Import gambar ( File > Import ) atau Ctrl + I



Cara Menyimpan Siap CETAK

1. Seleksi semua desain, lalu di Group (Ctrl + G)
2. Lalu di Export, pilih menu File > Export, setting ke ukuran sesungguhnya ( 300 x 100 Cm )


Download materi Spanduk pada link di bawah :

Password : onlyriduan

Download Font disini :
Shanghai Font

Pecejelasan secara praktek saya sampaikan secara detail pada video tutorial di bawah :


Baca Juga : 
Nah itulah cara Desain Spanduk Tahun Baru Imlek 2020 dengan CorelDraw dan selamat Tahun Baru Imlek 2020 buat anda yang merayakan, tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Kamis, 09 Januari 2020


TUTORiduan - Untuk memulai sebuah usaha bagi sebagian orang adalah hal menakutkan! Takut rugilah, takut bangkrutlah dan ketakutan-ketakutan lainnya dan sebagian orang juga pasti berpikir untuk memulai juga memerlukan dana yang tidak sedikit. 

Pada artikel kali ini saya akan berbagi Tips Sukses Memulai Usaha Percetakan hanya dengan modal Komputer/Laptop dan Printer saja serta menguasai aplikasi desain grafis seperti; CorelDraw, Photoshop atau aplikasi grafis lainnya.

Baca Juga :

Tips ini bisa dijalankan dengan modal kecil dan tanpa harus menyewa tempat, untuk tempat bisa menggunakan rumah anda sendiri bahkan bisa tempat kost bagi anda yang masih pelajar atau mahasiswa. 

Tips Sukses Memulai Usaha Percetakan dengan Modal Kecil

Berikut ini Tips Sukses Memulai Usaha Percetakan :

1. Membuat Nama Percetakan

Sebuah nama untuk tempat percetakan merupakan hal penting agar konsumen bisa dengan mudah mengenali desain-desain yang telah anda buat dan mempermuhkan anda untuk mempromosikan tempat usaha anda.

2. List Produk 

Buat list produk apa saja yang bisa anda kerjakan, jangan berpatokan pada kemampuan perangkat anda saja, yang tidak dapat anda kerjakan juga dimasukkan list tetapi nanti yang mengerjakan pihak ketiga seperti; spanduk, baliho dan cetakan lain yang peralatan anda tidak mampu untuk memprosesnya.

Baca Juga : Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis

3. Kartu Nama Usaha

Buatlah kartu nama untuk usaha percetakan anda, yang sudah mencantumkan nama percetakan anda, kontak / nomor yang bisa dihubungi dan list produk yang bisa anda kerjakan.


4. Membetuk Link Usaha

Membentuk link disini artinya lakukan kerjasama dengan beberapa percetakan besar baik itu yang berada di kota anda atau yang berada di luar kota. Mengapa harus membentuk link usaha! cetakan-cetakan yang tidak mampu kita kerjakan karna keterbatasan peralatan, maka yang mengerjakan adalah pihak ketiga. 

Catatan :
  • Saat melakukan bekerjasama dengan pihak ketiga (percetakan besar) mereka akan meminta kartu nama usaha anda... nah itulah mengapa harus membuat kartu nama.
  • Untuk harga cetak bisanya lebih murah kalau antar sesama percetakan jika dibandingkan dengan harga untuk konsumen umum.

5. Membuat Banner Usaha

Buatlah banner atau papan nama untuk usaha anda. Membuat papan nama tidak harus yang mahal atau permanen, cukup buat penyerupai spanduk yang dapat dipasang di depan rumah lengkap dengan list produk yang anda kerjakan. 

6. Promosi Usaha

Banyak orderan yang masuk tergantung dari anda mempromosikan usaha anda. Promosi gratis dan efektif bisa melalui media sosial pada group-group yang banyak pengikutnya. Mengapa harus promosi? Konsumen tidak akan tahu akan usaha percetakan anda jika tidak dipromosikan, apalagi tempat usaha anda lokasi di dalam gang yang tidak begitu terlihat.

7. Service Excellent (Pelayanan Prima)

Pelayanan prima terhadap konsumen akan memperpanjang kelangsungan usaha anda. Pelayanan bisa berupa mendatangi konsumen, memberikan garansi jika ada kesalahan cetak, mengantar hasil cetakan ke konsumen atau bisa memberikan gratis desain jika orderan dalam jumlah banyak.

Jika konsumen dapat terlayani dengan baik dan merasa puas, dan jika suatu saat ada kenaikan harga produk itu bukan masalah bagi mereka.

Catatan :
Semua tips diatas berdasarkan pengalaman saya sendiri...hasilnya sampai saat ini masih terus berjalan dan tentunya usaha yang sangat menguntungkan.


Baca Juga : 

Nah itulah Tips Sukses Memulai Usaha Percetakan dengan Modal Kecil dan jangan lupa untuk terus melengkapi peralatan cetak anda agar usaha anda semakin berkembang dan maju. Semoga artikel ini bermanfaat... tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Rabu, 08 Januari 2020


TUTORiduan - Mau belajar desain grafis? Untuk memulai belajar desain grafis langkah awal yang harus dipersiapkan adalah menyiapkan peralatan untuk desain, apa sajakah peralatan tersebut. Nah kali ini saya akan menjelaskan peralatan standar yang wajib dimiliki jika anda ingin memulai belajar desain grafis.

Dalam proses desain tentu saja kita memerlukan peralatan untuk desain. Peralatan tersebut tergantung pada jenis desain yang akan kita buat, karna ruang lingkup desain sangat banyak sekali.

Baca Juga : 

Peralatan Desain Grafis Yang Wajib Dimiliki oleh Desainer Pemula

Berikut peralatan standar yang dibutuhkan untuk desain grafis :

1. Alat Tulis Menulis

Langkah awal dalam pembuatan sebuah desain sebaiknya terlebih dahulu membuat sketsanya, untuk membuat sketsa pastinya memerlukan yang namanya alat tulis dan sebagainya. Apa saja peralatan yang digunakan untuk membuat sketsa tersebut :
  • Pensil
  • Kertas / Buku Gambar
  • Drawing Pen / Spidol
  • Penghapus
  • dan Penggaris
Alat tulis

2. Komputer / Laptop

Namanya juga belajar desain grafis pastinya memerlukan Komputer / Laptop. Untuk dapat digunakan merubah desain tangan (sketsa) menjadi desain grafis yang dapat diberi warna, diperbanyak dan dicetak pada kertas yang diinginkan dengan hasil yang indah dan bagus.

Komputer / Laptop

Komputer / Laptop untuk desain grafis memiliki spesifikasi minimal sebagai berikut :
  • Merk bebas aja
  • Processor minimal i3, lebih tinggi lebih baik
  • RAM mininal 4GB, lebih tinggi lebih baik
  • VGA minimal 1GB, lebih tinggi lebih baik
  • Hardist mininal 500GB, lebih tinggi lebih baik
Catatan :
  • Jika menggunakan spesifikasi di bawah ketentuan di atas, maka proses desain akan menjadi lemot dan pekerjaan desain akan menjadi lambat.
Harga komputer / laptop baru dengan spesifikasi di atas kisaran 5 - 6 Jutaan
Harga komputer / laptop bekas dengan spesifikasi di atas kisaran 3 - 4 Jutaan
Untuk komputer / laptop dapat disesuaikan dengan budget dana yang anda miliki.

Baca Juga : Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis


2. Mouse

Desain mengunakan mouse akan mempercepat proses desain, walaupun sebenarnya tanpa menggunakan mouse juga dapat dilakukan jika anda menggunakan notebook / laptop. 

Mouse yang bagus untuk desain adalah mouse yang memiliki sensitivitas yang tinggi akan memudahkan anda dalam mengatur detail-detail kecil. Sementara itu, beratnya yang seringan bulu juga akan meringankan kamu ketika menggunakan berbagai tools dalam aplikasi desain.

Mouse

Harga mouse untuk desain sangat bervariasi kisaran 200 ribuan bahkan ada yang jutaan disesuaikan dengan budget anda.

3. Scanner

Scanner juga salah satu peralatan penting untuk desain, scanner digunakan untuk memindahkan hasil sketsa atau gambar hard copy ke komputer / laptop menjadi file digital.

Sacanner

Saat ini yang banyak beredar adalah jenis scanner ukuran A4 dengan harga kisaran 900 ribuan. Untuk memiliki scanner ukuran besar anda harus menyediakan dana yang cukup besar, scanner ukuran A3 saat ini harganya masih diatas 4 jutaan.

Baca Juga : Cara Scan Gambar Ukuran Besar Di Scanner A4 Dengan Photoshop


4. Printer

Untuk mencetak hasil desain kita memerlukan yang namanya printer, saat ini banyak sekali printer yang beredar dipasaran dengan berbagai macam merk dan berbagai macam ukuran serta harga yang bervariasi. 

Printer Infus Pabrik
Pilihlah printer sesuai dengan jenis usaha anda dan pastinya disesuaikan dengan budget anda. Gunakan printer yang sudah menggunakan warna sistem infus dari pabriknya karna akan lebih awet pemakaian dibandingkan dengan printer yang sistem infusnya dimodifikasi sendiri.


5. DVD Software

Sebelum memulai desain tentunya anda harus menginstal software desain grafis yang diinginkan dan tentunya anda kuasai, karna software desain grafis yang sudah ada banyak jenisnya.

Ruang lingkup desain grafis itu banyak sekali dan sebelum memulai proses desain tentukan dulu desain apa yang ingin anda buat. Bisa desain hanya berbentuk gambar, video animasi, poster, brosur, Karakter 3D, dan banyak lagi yang lainya.

Berikut sofware yang digunakan untuk desain grafis :
  • Adobe Photoshop
  • Adobe Illustrator
  • Adobe InDesign
  • Coreldraw
  • CorelDrawAudiovisual
  • Adobe After Effect
  • Adobe Premier
  • Flash 3 Dimensi
  • 3D StudioMax
  • Maya
  • Google SketchUp
  • Blender
Sebenarnya masih banyak peralatan pendukung desain grafis untuk menciptakan desain yang bagus dan cepat dalam proses pembuatannya, apa saja peralatan pendukung desain grafis itu? akan saya bahas pada artikel berikutnya.

Baca Juga : 
Nah itulah Peralatan Desain Grafis Yang Wajib Dimiliki oleh Desainer Pemula, semoga artikel ini bermanfaat... tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Senin, 06 Januari 2020


TUTORiduan - Tahun 2020 sudah datang menghampiri kita, pasti kita para penggiat desain dan semua orang bertanya-tanya seperti apa dunia desain grafis ditahun 2020. Tidak diragukan lagi, desain grafis selalu menjadi bidang kekaguman yang mendalam dan inspirasi besar bagi banyak orang dan kita semua tidak sabar untuk mengetahui trend desain 2020. 

Sebenarnya gaya atau model desain ini sudah banyak digunakan ditahun 2019, tetapi gaya atau model desain ini akan semakin trend ditahun 2020, desain apa saja yang akan trend ditahun 2020, mari kita ulas pada artikel kali ini.

Baca Juga :

Trend Desain Grafis 2020 :


1. 3D Depth and Realism (Desain 3 Dimensi)

Trend desain 3D akan mencapai puncaknya pada 2019. Berkat penggunaan teknologi modern dan kemampuan perangkat lunak, pada tahun 2020 desain 3D dengan komposisi desain yang lebih mengagumkan. Selain itu, agar lebih kreatif, desainer akan sering menggabungkannya dengan realitas lain, seperti foto dan objek 2 dimensi.

2. Desain Monochrome (Efek Monokrom)

Pada tahun 2019 sering kita jumpai kecenderungan desainer grafis dan web menggunakan efek warna monokromatik pada gambarnya. Pada tahun 2017 efek warna duotone malah sudah sangat tren. Nah...tren sekarang 2020 telah berkembang menjadi versi yang lebih sederhana. Filter warna monokrom banyak digunakan pada foto atau elemen partikel dalam komposisi grafik.

View source

Baca Juga : Cara Scan Gambar Ukuran Besar Di Scanner A4 Dengan Photoshop


3. Shiny Metals (Efek Metal Mengkilap)

Penggunaan efek metal dalam pada indentitas merek dan desain produk akan memberi kesan trendi. Secara umum, tren ini membutuhkan desain keseluruhan yang minimalis, karena fokusnya jatuh pada efek logam itu sendiri. Para desainer saat ini kebanyakan menggunakan efek emas yang akan memberi kesan mewah, berkelas, dan berselera baik. Tetapi efek metalik juga dapat dicapai dengan menggunakan permukaan mengkilap di atas permukaan matte dalam warna apa pun.


View source
Efek metalik juga dapat digabungkan dengan ukiran, trend ini akan terlihat mengesankan untuk bahan fisik identitas merek seperti kartu nama.

4. Typography Craze (Tipografi Gila)

Trend Tipografi akan semakin berkembang di tahun 2020 ini, yang tentukan para desainer akan menambahan dan menciptakan komposisi yang lebih inovatif dan modern.

Tipografi juga akan semakin trend dan menjadi perhatian dengan menambahkan motif bunga-bunga yang indah, bentuk-bentuk geometris, dan elemen-elemen yang lebih kreatif. Desain dapat dikombinasikan dengan trend tipografi maxi dari trend desain grafis 2019, maka tipografi artistik di tahun 2020 akan sangat menonjol. Pada tahun 2020 oleh desainer tipografi maxi akan membagi kata menjadi beberapa baris.

View source
Tipografi juga akan trend dengan teknik ke ketebalan, semakin tebal - semakin baik. Teknik ketebalan nantinya akan banyak diterapkan pada Font dan huruf, logo, poster, desain web, dan bahkan pada desain paket.

View source

Baca Juga : Cara Print Ukuran Besar Dengan Printer Kecil (A4)

Trend lainnya tentang tipografi di tahun 2020 adalah menggambar bentuk dengan tipografi; seperti bentuk berputar, lingkaran, atau hanya mengikuti kurva elemen lain dalam desain. Bentuknya bisa 2 dimensi dan bahkan 3 dimensi. Dan yang akan paling trend nantinya adalah membuat objek 3D dengan kata-kata seperti kubus, tangga, dan banyak lagi.

View source
Teknik semi transparansi dalam tipografi juga cukup trend di tahun 2020, nantinya kita akan melihat teknik semi transparansi dalam berbagai bentuk, berupa kata yang tumpang tindih satu sama lain, “tipografi ganda” dengan salinan kedua transparan, atau tipografi semi-transparan hanya di atas foto dan elemen-elemen lain dari komposisi desain.

5. Image and Text Masking (Gambar dan Teks Masking)

Menyembunyikan gambar dalam teks bukanlah teknik baru dalam dunia desain, tetapi di tahun 2020 teknik masking ini akan semakin trend. Teknik Masking Image adalah teknik menyisakan sebagian besar gambar di belakang teks yang tidak terlihat, ini akan menciptakan tampilan desain yang misterius dan minimalis.

View source

6. Line Art (Seni Garis)

Line Art atau Seni garis adalah gaya ilustrasi skematis dan disederhanakan. Line Art sendiri sebenarnya sudah cukup trend di tahun 2018 dan 2019, tetapi Line Art akan terus berkembang menjadi pola dan desain garis seni yang penuh ilustrasi dan animasi. Nantinya akan sangat bagus dalam menyampaikan konsep dan ide, desain line art akan terlihat bersih, elegan, dan tidak mencolok.

View source
Line Art adalah salah satu gaya dekorasi yang disukai dalam tren desain grafis 2020.

Baca Juga : Cara Mudah Scan Gambar Dengan Photoshop


7. Collages of Drawings and Photos (Kolase gambar dan foto)

Foto kolase adalah teknik menempel berbagai macam foto dalam sebuah kanvas, frame, kertas sehingga menjadi karya seni baru yang menarik. Teknik mencoret-corek yang menciptakan sebuah gambar juga menjadi trend yang menyenangkan dalam dunia ilustrasi.

View source

Mencoret-coret. Doodling telah dimulai sebagai trend yang menyenangkan di dunia ilustrasi dan  cepat menjadi terkenal sehingga kita melihatnya desain gaya ini di seluruh web.

View source

8. Isometric Illustrations (Ilustrasi Isometric)

Ilustrasi Isometrik sebenarnya sudah trend selama bertahun-tahun, dari tahun ke tahun Ilustrasi Isometric telah banyak bertransformasi. Ilustrasi Isometric banyak digunakan untuk desain infografis, desain web, dan desain presentasi. Karna kemampuan menggambar objek 2 menjadi objek 3 dimensi teknik Ilustrasi Isometrik sampai saat ini masih sangat disukai.

View source
Baca Juga : Cara Mudah Scan Gambar Dengan CorelDraw


Pada tahun 2020, trend objek bergerak akan semakin disukai. Desain grafis isometrik akan berkembang menjadi solusi visual yang sepenuhnya animasi dan sangat menarik. Menjadikan objek 3D pada permukaan 2D akan menjadi lebih nyata dari sebelumnya.

View source

9. Vintage Design (Desain Vintage (usang))

Segala sesuatu yang usang (50-an) atau sudah lama terlupakan, di tahun 2020 ini akan menjadi trend kembali yang tentukan akan sulit terlupakan dan akan menjadi inspirasi bagi desainer menciptakan karya desain. Dengan menggunakan nuansa warna yang bersahaja dan ilustrasi tinta yang digambar tangan, desainer web dan grafis menciptakan komposisi yang menyampaikan perasaan rumahan dari desain lama (50-an).


Sepertinya pada tahun 2020 ini akan mengalami ledakan dari masa lalu, setidaknya dalam desain grafis. Gaya vintage akan banyak digunakan dalam identitas merek dan desain paket, tipografi dan huruf. 

10. Liquids (Cairan)

Desain yang menyerupai cairan menunjukkan kreativitas, ketangkasan, dan gerakan. Sangat berbeda dengan betuk geometris yang memiliki tepi dan kurva yang desainnya benar-benar kaku. Liquids dapat memberikan tampilan yang halus dan lembut yang mampu diciptakan oleh banyak desainer, yang akan menjadi trend desain grafis 2020. Liquids sering dikombinasikan dengan efek lain, seperti semi-transparansi, warna-warna cerah dan gradien warna, animasi, dll.

View source
Baca Juga :

Nah itulah Tren Desain Grafis 2020 yang wajib anda tahu. Pada tahun 2020, kita akan melihat karya desainer yang sangat beragam dan mengesankan dan tentunya luar biasa. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan anda... tetap semangat dan sukses selalu untuk ANDA.

Sumber : graphicmama.com

About

captain_jack_sparrow___vectorRiduan
Berbagi pengalaman dan sedikit ilmu yang saya punya melalu Blog TUTORiduan ini.
IG : @onlyriduan